Yang Harus Diwaspadai Saat Berkunjung Ke Jogja

Anda akan berkunjung ke Jogja? Bahkan kunjungan anda baru peryama kali? Sebelum memutuskan ke Jogja sebaiknya mencari tahu informasi tentang seluk beluk Jogja sebelum mendatanginya. Mengenai destinasi wisatanya seperti Wisata Tebing Breksi, malioboro atau pantai selatannya. Atau kulinernya seperti Gudeg dan Bakpia. Termasuk hal yang harus diwaspadai saat berkunjung ke Jogja. Inilag ulasannya !

1. Jangan Salah Memilih Tempat Menginap

Jogja memiliki berbagai penginapan dengan tarif yang bervariasi. Berbagai hotel berbintang ada di Jogja. Ada pula penginapan kelas melati yang bisa disewa dengan harga yang murah di tiap malamnya. Yang paling favorit dari semua penginapan adalah penginapan di dekat Malioboro yang merupakan pusat kota Jogja.

Lokasinya ada di sekitar sisi barat Malioboro yakni Sosrowijayan, Sosromenduran dan lain sebagainya. Namun jangan sampai salah pilih penginapan. Disarankan jangan memilih penginapan yang agak ke utara. Hal ini karena bagian barat laut, atau tepatnya di utara Sosrowijayan adalah kawasan Sarkem. Sarkem buklanlah tempat yang bagus atau tempat penjualan oleh-oleh kerajinan khas Jogja tetapi Sarkem terkenal dengan tempat nongkrong wanita malam.

Jika anda tidak terbiasa dengan mereka, mungkin anda akan risih dengan tingkah mereka yang terkadang booking penginapan. Atau jika terdapat seseorang yang anda kenal mengetahui jika anda menginap di kawasan itu maka bisa jadi orang tersebut akan memiliki pikiran macam-macam kepada anda. Maka lebih baik menginaplah di tempat lain. Paling tidak pilihlah penginapan yang agak ke selatan.

2. Waspada dengan Oknum Tukang Becak

Berkeliling dengan menggunakan moda transportasi khas Jogja seperti andong atau becak sungguh menyenangkan. Selain anda bisa melihat sekeliling saat perjalanan, naik becak atau andong memiliki sensasi berbeda jika di bandingkan dengan naik kendaraan seperti mobil. Meskipun saat ini becak di Jogja sudah di modifikasi dan menggunakan mesin.

Meskipun anda di tawari oleh tukang becak dengan sopan dan harga murah, tetapi hal ini patut diwaspadai. Akad yang anda lakukan dengan tukang becak haruslah jelas. Jelas dalam hal ini tidak hanya harga saja, namun rute yang di ambil, apakah mampir ke pusat oleh-oleh atau tidak dan sebagainya. Karena banyak juga oknum tukang becak nakal meskipun yang baik juga banyak.

Modus yang biasanya dilakukan oleh oknum tukang becak adalah setelah bersepakat dengan harga yang di tawarkan maka tukang becak akan membawa anda ke tujuan tetapi akan mampir dulu ke pusat oleh-oleh. Jika anda tidak membeli ia akan mampir lagi ke toko yang lain sampai anda membeli. Hal ini di karenakan tukang becak akan mendapatkan komisi 10 samap 20 persen dari total belanja wisatawan yang dibawa tukang becak. Tentu saja harga dari oleh-oleh lebih mahal berkali kali lipat.

3. Jeli Saat Membeli Jajanan di Malioboro

Mengunjungi kawasan Maloboro saat malam hari sungguh menyenangkan. Selain terdapat berbagai pertunjukan pengamen jalanan, suasana bangku taman dengan hiasan lampu taman yang syahdu sampai kelezatan kuliner malam di lesehan Malioboro. Tentu hal ini sangat berkesan ketika anda berlibur ke Jogja.

Namun saat membeli makanan apapun di jajanan Malioboro harus jeli. Pastikan anda mengetahui harga perporsinya. Apakah itu ayam bakar khas Lombok, nasi goreng Magelangan, atau masakan khas Jogja yakni gudeg dan berbagai kuliner lainnya. Sudah berkali-kali terdapat kasus wisatawan yang jajan di jajanan Malioboro di patok dengan harga tinggi dan tidak wajar.

Sebenarnya disana sudah tersedia petugas yang memiliki tugas menertibkan pedagang nakal di Malioboro seperti satgas pariwisata. Namun kejadian seperti ini selalu terulang kembali. Maka untuk mengantisipasinya anda harus mengetahui informasi harga masakan yang dijual dengan detail. Jika perlu bertanyalah tentang onformasi harganya.

Suasana di Jogja. Sumber Unsplash

4. Jangan Tersesat

Jogja ditata dengan sedemikian rupa sehingga jalanan di Jogja tidak begitu rumit. Pastikan anda memiliki gadged yang terdapat aplikasi map. Ketika anda bingung maka jangan berharap dengan bertanya kepada orang akan memberikan kejelasan bagi anda. Bisa jadi anda akan tambah bingung. Rata-rata orang Jogja akan memberikan informasi dengan istilah ancer-ancer atau semacam landmark. mereka tidak akan menghapal nama jalan di Jogja. Selain itu orang Jogja akan memberitahu lokasi dengan patokan arah mata angin.

Karena itulah wisatawan mancanegara yang berlibur ke Jogja biasanya menggunakan jasa paket wisata Yogyakarta tours yang menyediakan pemandu atau guide yang berpengalaman dan lancar dalam berbahasa inggris. Atau setidaknya sejenis jasa travel yang terpercaya. Hal ini tentu saja menghindari kebingungan dan tersesat di Jogja. Anda juga bisa menggunakan layanan wisata setempat untuk liburan yang nyaman.

Itulah hal yang harus diwaspadai saat berkunjung ke Jogja. Semoha artikel ini bisa menjadi referensi anda sebelum anda memutuskan untuk berkunjung ke Jogja. Jangan sampai melewatkan artikel kami lainnya tentang masyarakat suku Dayak di blog ini. Terima kasih.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.